MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KUDUS

MAN 1 Kudus Juara 1 Lomba Robotik Madrasah dan Finalis LKTI Tingkat Nasional 2018


Prestasi yang membanggakan diraih oleh ananda Azzalira Alayya Zahwa dan Ali Fatimatuz Zahro, dalam Kompetisi Robotik Madrasah 2018, di Depok Town Square, pada 4 November 2018. Keduanya meraih juara 1 dalam ajang tersebut dengan katagori Rancang Bangun Mesin Otomatis Bencana. Kompetisi tahunan ini sudah keempat kalinya dilaksanakan oleh Kantor Pusat Kementerian Agama Republik Indonesia. MAN 1 Kudus yang baru pertama mengikuti kompetisi ini menyabet kejuaraan.(klik videomya)

Penelitian yang dilaksanakan di madrasah ini dibimbing oleh Bapak Arif Noor Adiyanto, S. Pd. dan Ibu Nurul Khotimah, S. Pd.. Berlatar belakang kejadian gempa yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia, Azzalira dan Alfi membuat penelitian tentang Monitoring Suhu, Getaran dan Karbon Dioksida sebagai Peringatan Dini Bencana Gunung Meletus Berbasis SMS. Ternyata penelitian tersebut menarik perhatian juri dan audien lainnya.

Azzalira dan Alfi merupakan siswa kelas X MIPA 3 Program Sain. Program yang baru dibuka oleh MAN 1 Kudus mulai tahun pelajaran 2018/2019 ini telah membuktikan keunggulannya. Dengan pembimbingan ekstra oleh Pak Arif, Azzalira dan Alfi merangkai alat yang dapat memberikan sinyal peringatan dini bencana gunung meletus berbasis SMS. Alat ini mampu memberiTIM LKTI MAN 1 Kuduskan sinyal peringatan terhadap kenaikan suhu. Alat ini juga dapat mendeteksi jika ada getaran-getaran tanda terjadi gempa. Selain itu dapat digunakan untuk menangkap adanya karbond dioksida berlebih di udara sebagai tanda akan terjadi gunung meletus.

Selain Azzalira dan Alfi, tim peneliti MAN 1 lainnya juga masuk final lomba LKTI F-MIPA Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pada 3 November 2018 dua tim peneliti MAN 1 Kudus yang dibimbing oleh Bapak Try Adi Wibowo, S.Pd. dan Bapak  H. Suhartoyo, M. Sc. presentasi di depan juri. Tim pertama terdiri atas Bella avita, Ervian Maulana H., dan Fifi Munasyaroh berinovasi menggunakan tembakau sebagai bahan kerajinan yaitu Quds Bookmate. Tim kedua menemukan alat yang dapat digunakan untuk menjernihkan minyak kotor. Tim yang digawangi oleh Novita Putri S., Ismi Fitro A., Zida Shofwan A. menemukan O-Tu (Oil Tube).

MAN 1 Kudus yang biasnya menjadi gudang atletik, baik tingkat daerah maupun nasional, sekarang membuktikan jika mampu berprestasi dalam penelitian. Prestasi ini diharapkan memotivasi siswa lainnya untuk berprestasi dalam hal apapun sesuai kemampuannya. Maju MAN 1 Kudus, Madrasah hebat bermartabat!!


0 Komentar

Tulis Komentar