MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KUDUS

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja, Bahaya HIV-AIDS dan NARKOBA

Suasana Penyuluhan Kesehatan di MAN 1 Kudus


Sering kali remaja kurang memperhatikan kesehatannya. Terutama permasalahan remaja yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Hal tersebut terjadi karena remaja  kurang informasi, pemahaman dan kesadaran untuk mencapai keadaan sehat secara reproduksi. Banyak hal berkaitan dengan hal ini, mulai dari pemahaman mengenai perlunya pemeliharaan kebersihan alat reproduksi, pemahaman mengenai proses-proses reproduksi serta dampak dari perilaku yang tidak bertanggung jawab seperti kehamilan tak diinginkan, aborsi, penularan penyakit menular seksual termasuk HIV.

PermasalDr. Imron Rosyadiahan Program Kesehatan Reproduksi Remaja merupakan topik yang perlu diketahui oleh masyarakat, khususnya para remaja agar mereka memiliki informasi yang benar mengenai proses reproduksi serta berbagai faktor yang ada disekitarnya. Dengan informasi yang benar, diharapkan remaja memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi. Dalam hal ini Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural.

Menyadari hal tersebut, OSIS MAN 1 Kudus bekerja sama dengan PMR MAN 1 Kudus menyelenggarakan kegiatan Seminar tentang kesehatan Reproduksi. Mengundang dr. Imron Rosyadi yang merupakan alumni MAN 1 Kudus. Bersama Dosen Akbid Kudus, Evita Aurilia Nardina, M.Kes. mengupas tuntas tentang permasalahan seputar reproduksi remaja.

Acara ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban MAN 1 Kudus pada Sabtu, 2 September 2017. Bertempat di hall in door MAN 1 Kudus, Dr. Imron yang bertugas di RS. Fastabik Pati ini, membahas materi kesehatan yang berkaitan dengan reproduksi remaja, bahaya HIV & AIDS, dan Narkoba dengan gamblang.

Dalam seminar itu juga disampaikan  ciri-ciri pubertas pada laki-laki dan perempuan tapi sayangnya  siswa-siswi terutama siswa laki-laki tidak bisa menyaring dengan baik hal positifnya. Semua siswa dihimbau untuk menjauhi benda haram tersebut karena dapat merusak moral generasi muda dan menumbuhkan kriminalitas, kecelakaan dalam masyarakat.


0 Komentar

Tulis Komentar